Categories
Uncategorized

Warung Kopi, Bisnis Rumahan Beromset Jutaan

Mungkin sebagian orang menganggap remeh bisnis warung kopi tongkrongan anak muda. Namun, siapa menyangka bahwa bisnis sepele ini mampu menghasilkan keuntungan jutaan rupiah bagi pemiliknya. Warung kopi memang sudah marak sejak lama. Akan tetapi, kita mungkin hanya melihat orang-orang dewasa dan tua yang suka nongkrong di tempat ini pada jaman dahulu. Kini, bisnis warung kopi mulai merebak. Peminatnya tidak hanya orang tua saja, anak muda pun mulai ikut menyenangi aktivitas nongkrong sambil bersenda gurau.

Kelebihan dari Bisnis Warung Kopi

Warung kopi termasuk dalam usaha perdagangan yang cukup populer belakangan ini. Berbagai macam warung kopi dengan setting dan dekorasi beraneka ragam mulai bermunculan di setiap sudut kota. Ada yang menggunakan konsep vintage, klasik, dan lain sebagainya. Tidak sedikit pula yang mendirikan bisnis warung kopi rumahan dengan setting dan dekorasi seadanya. Semuanya mampu meraih keuntungan yang cukup menggembirakan.

Ada banyak kelebihan dari bisnis warung kopi rumahan. Bisnis yang cukup unik karena pada dasarnya kopi bisa Anda buat sendiri di rumah. Berikut ini adalah beberapa keunikan dan kelebihan warung kopi yang membuatnya laris manis dan selalu ramai. Diantaranya adalah :

  • Harganya Murah

Bagi Anda yang tinggal di daerah perkotaan dan terbiasa dengan coffee shop atau kafe, harga kopi di sebuah warung kopi rumahan akan membuat Anda tercengang. Betapa tidak, harga secangkir kopi hitam bisa kurang dari Rp 5000. Anda bisa mendapatkan 5 cangkir kopi dengan uang yang biasa dikeluarkan untuk secangkir espresso di kafe. Inilah yang menjadi daya tarik tersendiri bagi sebuah warung kopi. Dengan harga yang super murah tersebut, mereka mampu menarik pelanggan untuk menjadi pengunjung setia.

  • Keuntungan Tinggi

Siapa bilang keuntungan warung kopi tidak banyak? Bahkan, keuntungannya bisa mencapai 50%. Jauh lebih tinggi dari keuntungan yang bisa diperoleh oleh toko perancangan. Toko perancangan atau kelontongan biasanya hanya bisa mengambil keuntungan maksimal 20% dari harga barang. Itu pun tidak selalu bisa laku setiap hari.

Mengapa keuntungan secangkir kopi bisa mencapai 50% atau bahkan lebih? Kita buat saja simulasinya. Anggaplah Anda memiliki sebuah warung kopi. Anda menjual secangkir kopi hitam dengan harga Rp 5000. Modalnya, Anda membeli kopi hitam sachetan seharga Rp 1000. Untuk keperluan air, gas dan lain sebagainya bisa dikalkukasi sebesar Rp 1000. Total biaya modal untuk secangkir kopi adalah Rp 2000 saja. Keuntungannya mencapai Rp 3000 / cangkir. Bayangkan jika Anda bisa menjual hingga puluhan gelas kopi per hari!

  • Tidak Banyak Pengeluaran

Pengeluaran atau biaya operasional memang selalu ada dalam sebuah usaha. Hal ini tidak dipungkiri. Akan tetapi, dalam bisnis warung kopi rumahan, Anda dapat menekan pengeluaran. Salah satu contohnya adalah pengeluaran untuk pembelian properti. Anda bisa menggunakan furnitur seadanya seperti meja dan kursi. Bahkan, konsumen lebih senang duduk berdekatan dalam bangku dan meja panjang. Sangat berbeda dengan kafe-kafe diperkotaan.

Kalaupun ada pengeluaran, pasti hanya untuk hal-hal yang benar-benar diperlukan seperti membeli bahan utama atau membayar wifi. Jangan kaget, warung kopi perumahan masa kini pun dilengkapi dengan fasilitas wifi gratis. Hal inilah yang membuat sebuah warung kopi semakin ramai dan laris. Setelah membaca uraian di atas, apakah Anda tertarik untuk memulai sebuah bisnis warung kopi? Ya, usaha rumahan seperti ini memang terlihat kurang prestise atau bermartabat. Akan tetapi, bisnis ini mampu mendatangkan keuntungan berjuta rupiah bagi pemiliknya. Selain itu, bisnis warung kopi merupakan bisnis sepanjang jaman yang tidak pernah sepi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *